Dulu, kau selalu mengejarku. Seolah2 aku
adalah barang yang sangat berharga, seperti mutiara. Kini, jangankan untuk
melihatku, untuk melihat pesan yang kukirim pada akun jejaring sosial
facebookmu saja kau tak sudi. Seolah2 aku adalah barang yang sangat tidak
berharga, seperti sampah.Dan kini, kau hanya tinggal kenangan. Karna aku selalu
mengenangmu. Aku ingin semua ini berakhir. Tapi, entah sampai kapan aku bisa
berhenti mengenangmu.
Thursday, June 21, 2012
Tuesday, June 19, 2012
Di Saat Itu
Di saat itu,
kau selalu hadir.
Di saat itu,
kau selalu memedulikanku.
Di saat itu,
tentu diriku bahagia dapat melihat mu memedulikanku.
Di saat itu,
aku hanya bisa melihat mu dengan mata tertutup.
Di saat itu,
jika kubuka kedua mataku,
tentu kau telah pergi.
Bahkan sebenarnya kau tak pernah kembali.
Karna kau hanya hadir di saat itu.
Di saat kututup kedua mataku.